Thursday, April 22, 2010

BIG BRO

Tulisan ini terinspirasi dari hasil ngoepi-ngoepi aku ama seorang teman baik saat business trip di Jakarta kmaren.

Untuk beberapa orang, level / tingkat kemampuan seseorang buat memaklumi dan memahami sesuatu itu berbeda-beda..

Temen saya ini , sebut saja Big Bro, karena dia lumayan jauh diatas saya usianya..
dia cerita bagaimana dia dan istrinya saling terbuka satu sama lain, termasuk untuk urusan berkompromi dengan perasaan.
Dia bilang, dia dan istrinya saling menjaga privacy satu sama lain, baik si istri maupun suami sama2 tidak pernah terlalu bertanya detail tentang agenda kegiatan masing2, mereka cukup tahu garis besarnya saja. Mereka tidak pernah terlalu terlibat jauh permasalahan masing2 istri/suami dengan lingkungannya..
ya, itulah mereka, saling menghormati kebiasaan dan privacy masing2.
..Dan ada lagi yang lebih saya kagumi dari Bro ini, meskipun dia dan istrinya tidak terlalu ingin mencampuri urusan satu sama lain, tapi Bro selalu tahu cara untuk membuat sang istri merasa nyaman.
Satu hari dia pernah cerita, kalo dia dapet sms mesra dari mantan pacarnya,.. dengan bijak dan tanpa maksud menyembunyikan apapun dari istrinya, dia-pun perlihatkan sms mesra mantan pacarnya itu kpd istrinya sambil bilang : " sayang, aku musti reply sms-nya dia gimana nih ? "
WOW !! bijak sekali ya si Bro ini, tindakan yg simple dan berani tapi sungguh menimbulkan efek yg baik n bikin comfort istrinya...
saya inget, waktu itu dia cm bilang bahwa istrinya adalah temen hidupnya, klo dia tidak terbuka dari istrinya, dikhawatirkan dia akan terbiasa dengan ketidak terbukaan dlm rumah tangganya, which is notabene hal itu bakalan jadi snowball yang satu hari bisa merusak kehidupan rumah tangga mereka...dia bilang, yg diem2 dan ga terbuka itu yg berbahaya bwt laki2..

Humm, bersukur banget gw punya byk temen dgn berjuta kisah hidupnya, dianggep adek ama banyak older-wiser guy dan bersukur juga karna sering jadi tempat sampah nya temen-temen a.k.a tempat mereka curhat..jadi sedikit byk gw bs belajar dari pengalaman mereka..

Hari itu mulai beranjak malam...
waktu nunjukkin pukul 21.20.. tiba-tiba sms alert ponsel gw berbunyi :
" B . . . " -----> " malem ciiyn, masih bangun ga yey? "
ow ow ow... masih nempel dgn ceritanya si Bro pagi itu, entah kenapa yg ada di kepala gw saat itu cuma buru2 nge-delete sms itu, sms dr seseorang yg pernah deket saat gw msh single..sama sekali bukan karena ingin menyembunyikan sesuatu dari suami tersayang, tapi lebih karena gw takut sms itu akan menyakiti perasaan pasangan & membuat pasangan gw berpikir yang tidak2.. karena sungguh, sebagai newly wed, gw masih harus mengamati dan menebak-nebak cara komunikasi yg enak dan belajar terbuka dgn pasangan tercinta.

Bbrp saat sebelom mengakhiri perbincangan kami, Bro bilang..

" Diii, suami / istri adalah temen hidup kita buat sharing segala macam hal, lihatlah pasangan lu sebagai seseorang yang akan nemenin lu disaat ini, lu ga akan pernah tahu sampai kapan lu akan sama2 dia, lu perlakukan dia dengan baik, dan dia akan perlakukan lu baik juga, urusan selebihnya, kita ga pernah tahu, karena itu urusan Tuhan ".

No comments: