
KUALA LUMPUR & ABOUT IT
Kulit Menghitam, mata kelelahan, kaki yang pegal-pegal dan sedikit batuk & flu jadi oleh oleh yang masih kerasa sampai hari ini.
Let's say, lately, I cannot focused at work . soo, . . I Skip out from work and flew to Kuala Lumpur for 5 days..Disana cerita awalnya sih mo jadi backpacker, tapi karena kebutuhan untuk tidur nyaman dan mandi yang enak jadi syarat utama, akhirnya semi-backpacker aja kali yah,hehe..
Kuala Lumpur is the 10th city to be explored. Bisa dibilang saya kurang dapet suasana greget dari kota tersebut since I didn't find too much differences between Kuala Lumpur and Jakarta or Bandung. But surely, two thumbs up for Kuala Lumpur public transportation system!!
not as organized as it is in European country, but it's good, they have Subway, monorail, fast train and bus. Building building perkantorannya kalo diliat dari segi estetikanya masih kurang cantik dibanding gedung-gedung perkantoran di Jakarta, and so does mobil-mobil yang berseliweran di jalanan juga bisa diliat masih lebih banyak mobil mewah yang berseliweran di Jakarta ketimbang disana, entah apakah ini karena orang jakarta punya kemampuan lebih buat beli mobil mewah dibandingkan orang2 sana atau memang lifestyle orang Malaysia yang lebih sederhana walopun dari segi income per orangnya menurut berita yang saya baca sih masih lebih besar dibandingkan orang kita.
So, I start my trip...
1st day :
explore the city center such in KLCC ( Kuala Lumpur City Center) area termasuk muterin kotanya pake monorail and subway.
2nd Day :It's Shopping agenda
Petaling street and chinatown is surely not to be missed spot for shopping. Watches, souvenirs, bag, et cetera..et cetera.. ( it's kind of imitation for branded stuffs, dan, seringkali kalo di kita sebutannya tibum atau Satpol PP yang ngadain penggeledahan ke kios2 disana) tapi, menurut kabar yang sumbernya dari orang Malaysia sendiri, katanya sih penjualan barang2 non original di daerah tersebut dilindungi sama satu kelompok yang emang sulit ditembus even oleh pemerintah Malaysia sendiri.
Yaa, kalo buat saya sih seneng aja bisa hunting barang2 accesories yang lucu2 tapi juga murah,hehe..
3rd day :
explore heritage area di Kuala Lumpur yang menurutku cantik banget dengan bangunan2 gaya arsitektur sedikit arab. Selain itu gaya arsitektur melayunya juga kentara sekali walopun tetap ada sentuhan eropanya. coba aja tengok Sultan Samad building yang kental dengan arsitektur sentuhan Islamnya, kalo menurut saya sih dari segi warna and tipe bata2 bangunannya aga2 mengingatkan ke Masjidilharram di Mekkah. tepat diseberang bangunan tersebut tampak bangunan yang bisa dibilang mirip sekali dengan rumah-rumah country side di beberapa negara Eropa seperti Jerman,Swiss,Belanda dan Perancis.
. . . Malemnya, dengan ditemani dua orang temen yang asli orang sono, coba nyusuri Bukit Bintang dan sekitarnya. daerah ini terkenal banget dengan nightlife-nya, cafe-cafe & restoran banyak bertebaran di sepanjang area tersebut termasuk salah satunya Planet Hollywood yang 70% pengunjungnya malam hari itu adalah bule-bule.
4th day :
8.30 am ; temen jemput saya ke hotel, sekaligus mama dan my goodfriend Mellany (yg kebetulan kepengen ikut juga on this trip to KL) saya ajak serta buat liat2 kota mandiri yang dibangga-banggakan orang Malaysia, PUTRAJAYA. Setelah kurang lebih 40 minutes driving, sampai jg di Putrajaya. kekaguman pun muncul liat kota mandiri yang pengaturannya ngikutin gaya Eropa. disana dari kantor Perdana Menteri Malaysia, Departemen pemerintahan sampai castle salah satu sultan ada di tengah danau di daerah tersebut.
Yang amazing dari tempat ini adalah jajaran apartment dan rumah - rumah mungil yang diperuntukkan buat pegawai-pegawai pemerintahan ato pegawai negerinya yang pembagiannya berdasarkan kedudukan orang tsb di Departmentnya ( gile, asiik banget ya, kapan coba di Indo pegawai Negeri bisa dapet Housing facility dari Pemerintah,hehe.. )
Seudah puas liat liat Putrajaya, kita di drop lagi di city center dan nerusin explore bagian Kuala Lumpur lainnya by public Transportation...
Kesan yang saya dapetin dari trip ini adalah how ironic it is,..until almost two decades ago, orang malaysia-lah yang beramai-ramai nimba ilmu ke Indonesia ( sampai - sampai ada beberapa temen se-angkatan orang-tua saya semasa kuliah di UNPAD dulu yang sekarang udah jadi salah satu menteri dan politikus beken disana), hal itu nunjukkin kalo keberhasilan mereka bagian dari peranan penting dunia pendidikan di Indonesia juga, isn't it ??.. tapi coba liat sekarang, malah kita yang kayanya ketinggalan ama mereka,ck..ck..ck..
Tapii,,,ada tapinya ni..walopun sekarang mereka lagi mencanangkan Visit Malaysia 2007, tetep aja masyarakatnya seperti masih kurang mendukung program pemerintahnya, karena ternyata saya ngga menemukan keramahtamahan orang Indonesia khususnya keramah tamahan kaya urang Bandung disini yang notabene penting bangeut buat mendukung dunia Pariwisata..
Kulit Menghitam, mata kelelahan, kaki yang pegal-pegal dan sedikit batuk & flu jadi oleh oleh yang masih kerasa sampai hari ini.
Let's say, lately, I cannot focused at work . soo, . . I Skip out from work and flew to Kuala Lumpur for 5 days..Disana cerita awalnya sih mo jadi backpacker, tapi karena kebutuhan untuk tidur nyaman dan mandi yang enak jadi syarat utama, akhirnya semi-backpacker aja kali yah,hehe..
Kuala Lumpur is the 10th city to be explored. Bisa dibilang saya kurang dapet suasana greget dari kota tersebut since I didn't find too much differences between Kuala Lumpur and Jakarta or Bandung. But surely, two thumbs up for Kuala Lumpur public transportation system!!
not as organized as it is in European country, but it's good, they have Subway, monorail, fast train and bus. Building building perkantorannya kalo diliat dari segi estetikanya masih kurang cantik dibanding gedung-gedung perkantoran di Jakarta, and so does mobil-mobil yang berseliweran di jalanan juga bisa diliat masih lebih banyak mobil mewah yang berseliweran di Jakarta ketimbang disana, entah apakah ini karena orang jakarta punya kemampuan lebih buat beli mobil mewah dibandingkan orang2 sana atau memang lifestyle orang Malaysia yang lebih sederhana walopun dari segi income per orangnya menurut berita yang saya baca sih masih lebih besar dibandingkan orang kita.
So, I start my trip...
1st day :
explore the city center such in KLCC ( Kuala Lumpur City Center) area termasuk muterin kotanya pake monorail and subway.
2nd Day :It's Shopping agenda
Petaling street and chinatown is surely not to be missed spot for shopping. Watches, souvenirs, bag, et cetera..et cetera.. ( it's kind of imitation for branded stuffs, dan, seringkali kalo di kita sebutannya tibum atau Satpol PP yang ngadain penggeledahan ke kios2 disana) tapi, menurut kabar yang sumbernya dari orang Malaysia sendiri, katanya sih penjualan barang2 non original di daerah tersebut dilindungi sama satu kelompok yang emang sulit ditembus even oleh pemerintah Malaysia sendiri.
Yaa, kalo buat saya sih seneng aja bisa hunting barang2 accesories yang lucu2 tapi juga murah,hehe..
3rd day :
explore heritage area di Kuala Lumpur yang menurutku cantik banget dengan bangunan2 gaya arsitektur sedikit arab. Selain itu gaya arsitektur melayunya juga kentara sekali walopun tetap ada sentuhan eropanya. coba aja tengok Sultan Samad building yang kental dengan arsitektur sentuhan Islamnya, kalo menurut saya sih dari segi warna and tipe bata2 bangunannya aga2 mengingatkan ke Masjidilharram di Mekkah. tepat diseberang bangunan tersebut tampak bangunan yang bisa dibilang mirip sekali dengan rumah-rumah country side di beberapa negara Eropa seperti Jerman,Swiss,Belanda dan Perancis.
. . . Malemnya, dengan ditemani dua orang temen yang asli orang sono, coba nyusuri Bukit Bintang dan sekitarnya. daerah ini terkenal banget dengan nightlife-nya, cafe-cafe & restoran banyak bertebaran di sepanjang area tersebut termasuk salah satunya Planet Hollywood yang 70% pengunjungnya malam hari itu adalah bule-bule.
4th day :
8.30 am ; temen jemput saya ke hotel, sekaligus mama dan my goodfriend Mellany (yg kebetulan kepengen ikut juga on this trip to KL) saya ajak serta buat liat2 kota mandiri yang dibangga-banggakan orang Malaysia, PUTRAJAYA. Setelah kurang lebih 40 minutes driving, sampai jg di Putrajaya. kekaguman pun muncul liat kota mandiri yang pengaturannya ngikutin gaya Eropa. disana dari kantor Perdana Menteri Malaysia, Departemen pemerintahan sampai castle salah satu sultan ada di tengah danau di daerah tersebut.
Yang amazing dari tempat ini adalah jajaran apartment dan rumah - rumah mungil yang diperuntukkan buat pegawai-pegawai pemerintahan ato pegawai negerinya yang pembagiannya berdasarkan kedudukan orang tsb di Departmentnya ( gile, asiik banget ya, kapan coba di Indo pegawai Negeri bisa dapet Housing facility dari Pemerintah,hehe.. )
Seudah puas liat liat Putrajaya, kita di drop lagi di city center dan nerusin explore bagian Kuala Lumpur lainnya by public Transportation...
Kesan yang saya dapetin dari trip ini adalah how ironic it is,..until almost two decades ago, orang malaysia-lah yang beramai-ramai nimba ilmu ke Indonesia ( sampai - sampai ada beberapa temen se-angkatan orang-tua saya semasa kuliah di UNPAD dulu yang sekarang udah jadi salah satu menteri dan politikus beken disana), hal itu nunjukkin kalo keberhasilan mereka bagian dari peranan penting dunia pendidikan di Indonesia juga, isn't it ??.. tapi coba liat sekarang, malah kita yang kayanya ketinggalan ama mereka,ck..ck..ck..
Tapii,,,ada tapinya ni..walopun sekarang mereka lagi mencanangkan Visit Malaysia 2007, tetep aja masyarakatnya seperti masih kurang mendukung program pemerintahnya, karena ternyata saya ngga menemukan keramahtamahan orang Indonesia khususnya keramah tamahan kaya urang Bandung disini yang notabene penting bangeut buat mendukung dunia Pariwisata..