Thursday, February 18, 2010

HE MAKES ME HUMAN, . . .

Dulu, just before I got married, . . .
saat tanya tentang kesungguhannya meminangku, saat tanya tentang kesetiaannya begitu sering menggangguku, sempat aku bertanya pada Tuhan,..
kenapa dia? benarkah dia?

Hingga akhirnya sekarang kami telah bersama . . dipersatukan oleh-Nya.

Banyak sekali hal yang aku pelajari bersamanya..
Saat melewati hari bersamanya, ber-basah2an kena hujan, jajan berdua di sidewalk cafe alias warung tenda pinggir jalan,etc, etc.. aku menikmatinya..karna sesungguhnya, di saat itulah dia sedang mengajarkanku untuk menjadi common people, menjadi bagian dan merasakan apa yg dialami, apa yg dijalani oleh kebanyakan orang..

Saat dia terasa sulit untuk dimengerti, saat itulah aku memahami, terkadang kita hanya perlu mengerti semuanya dengan diam..

Saat wanita itu masih suka menyebut nama mousey-ku, selalu bangga dgn claim bahwa banyak cerita telah dia lewati bersama mousey-ku.. aku hanya bisa tersenyum dan menahan diri untuk tidak merasa marah.. biarlah itu masa lalu mereka.. karna sesungguhnya aku jarang merasa cemburu, tapi mousey-ku lah yg mengenalkanku untuk merasakan rasa paling manusiawi itu.

Dan saat aku merasa resah, dia selalu ada dengan pelukan hangatnya yang selalu mampu membuatku lupa dengan semua kegalauanku..dan hanya merasa tenang berada dalam pelukannya..

Mousey-ku, Hubby-ku, kamu adalah jalanku menuju surga, kamu adalah jalanku menggapai ridho-Nya..
I'll always be there beside you, giving you my smile and sweet embrace..

Saat Tuhan belum menjawab do'a mu, sesungguhnya Dia sedang menguji kesabaranmu,.. saat kamu menangis, sesungguhnya Dia sedang memperkaya hatimu agar lebih mampu mengerti dan ber-empati, dan saat Tuhan memberimu sesuatu yang tidak kamu sangka, sesungguhnya Dia sedang menghadiahimu rahasia kasih sayangnya.. karena Dia memberi hamba-hamba yang disayanginya segala apa yang mereka butuhkan, bukan apa yang mereka inginkan.

Kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan bukan yg sudah berlalu.

Kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan agar kita dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah. untuk mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu mulut.

Karena mulut dapat melukai, menyakiti dan berdusta.

Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.

Yang terindah adalah, kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita. Untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati untuk dicintai, tetapi jangan pernah mengharapkan orang lain mencintai kita dengan cara yang sama dan sebanyak yang sudah kita berikan.

Berikanlah Cinta tanpa mengharapkan balasan, maka akan kita temukan bahwa hidup ini terasa menjadi lebih indah.

Mulailah hari dengan Senyuman dan Tersenyumlah dari hatimu...‎

No comments: