Soo, waktu mempersatukan kita saat gw berumur 20 tahun, waktu itu dia udah ngajak serius aja pengen merit..wat? getting merit in that age? no way!! akhirnya dia cuma kasi sepasang cincin yg dia mnt utk gw dan dia pakai bareng2..what happened next is?? gw memilih utk meninggalkan dia..apa salah dia? ngga ada, dia selalu manjain gw malah, nawarin hadiah mobil saat ulang taun, nawarin hadiah liburan ke luar negeri saat libur kuliah, tapi ga satupun yg gw terima tawarannya...hmm, justru kebaikannya yg berlebihan itulah yg membuat gw ngerasa kalo dia percaya diri hanya karena dia punya limpahan materi, rasanya,...tidak dapat diandalkan..tapi teuteup, meski begitu cincin yg dia kasi msh bertengger di jari manis gw sampe 2 tahun setelahnya,hahaa..
Umur 23, kenal seseorang, baeeekkk banget, ganteng banget, tapi...kita ga bs bersatu, dia dan gw berbeda keyakinan, walaupun saat itu dia udah serius dan bersedia convert to Islam kalo memang gw menghendaki...sakiiiiiiit rasanya, dan gw cuma bs nangis di bawah shower kamar mandi accepting that reality.. merubah satu keyakinan hanya untuk alasan agar bs menikah menurut gw adalah hal yg kurang bijak, perubahan harus datang dari hati agar ketika menjalani akan dijalaninya dengan sungguh-sungguh.. Long live to Billy!!
Setelah itu, Tuhan memperkenalkan lg gw dgn seseorang..Diplomat petualang yang bertugas di Timur Tengah, sangat enjoy berada di daerah konflik tampaknya..waktu memisahkan kami karena gw mst lanjutin kuliah back to my hometown... Lama menutup hati bt laki2, hanya ingin sendiri dan menikmati petualanganku... Sampai akhirnya ketemu seseorang..
First impression about him ; Cakeeepp abis, sholeh, very polite..teryata eh ternyata, dia pun menyimpan rasa..satu tahun lebih bersama, dan berakhir dengan tragis,...gw tinggalkan dia dan putuskan tali pertunangan itu hanya lewat sebuah SMS.. ck,ck,ck...laki2 paling tampan, paling sholeh dan paling santun yg gw kenal tapi ironisnya yang paling sering tersakiti dgn semua tingkah gw... ( semoga Allah SWT meng-anugerahkan dia kebahagiaan yang sangat2 banyak, because he deserve it ).
Satu hari yang aneh, hanya beberapa bulan setelah pertunangan itu kubatalkan...Tuhan seperti sudah mengatur semuanya...sang Diplomat, seseorang yg sgt gw khawatirkan keselamatannya saat itu, seseorang yg gw cari2 terus dan gw pikir udah ga ada karena jd korban bom di Baghdad tahun 2003, in one midnight he called..( gush, it was like a dream ).. he just told me that he'll be back to Indonesia in a month...I was thrilled, Tuhan tahu gimana excitednya gw waktu itu, bayangin men, orang yg gw cari2, gw tunggu2 selama 3 taun akhirnya bakal ada di dpn mata.. waktu pertemuan pun datang juga...komunikasi intens dan byk cerita terurai menghiasi pertemuan kami... sampai akhirnya aku menyadari sesuatu...ternyata, aku hanya jatuh cinta pada sosoknya yg seorang diplomat, ternyata aku hanya mengagumi dirinya yang seorang petualang dan warga dunia yg banyak mempunyai cerita..tapi aku tidak pernah jatuh cinta pada sosok kepribadiannya,...dan berarti selama ini aku hanya mencintai kepenasaranku saja terhadapnya, pada bayangan akan kesempurnaan bersama dirinya...humm, sebuah jawaban yg teramat berati.. dan sang diplomat-pun kembali melanjutkan hari-harinya antara Baghdad-Kuwait-Dubai-Syria- dan negara timur tengah lainnya..
Life goes on, Tuhan mulai menunjukkan dan kasi gw sentilan2 dalam hidup, sentilan2 yg justru mengkayakan hidup gw dalam arti yg sebenarnya.
Sang Angin menjadi salah satu diantara ujian keikhlasan gw saat itu...aku sangat menginginkannya.. Aku menantang diriku sendiri, ego-ku, kesungguhanku dan sekaligus menguji ketundukanku pada Tuhan... saat hati telah letih mengharap dirinya, hanya satu do'a terucap untuk sang angin ; " ya Allah, jika aku tulus mencintai dia, maka persatukanlah aku dan sang angin dengan semua kuasa-Mu, tapi jika aku menginginkan dia hanya karena aku silau dengan limpahan hartanya, dengan nama besar keluarganya, maka jangan pernah Engkau persatukan aku dengannya "... dan Tuhan-pun menjawab do'aku beberapa waktu yg lalu... sang angin akhirnya datang padaku, tp aku sudah tak menginginkannya... ( terima kasih Tuhan, selalu menjaga dan mengingatkan aku untuk selalu bersikap tulus )..
Sekarang, aku baru menemukan indahnya saling mengasihi yg sesungguhnya,...indahnya menundukkan diri pada yang Kuasa dan mengikuti apapun kehendak-Nya..
Allah mengijinkanku untuk dipertemukan dengan seseorang yg sama sekali berbeda dari bayanganku.. tapi justru aku selalu melihat sosoknya dengan mata hatiku.. a bad boy who has a lot of things in mind yet crazy sometimes,.. seseorang yg seringkali bertindak spontan tp kadang2 sepertinya dia tidak faham dgn apa yg dilakukannya.. seorang yg lembut who has a sensible heart that could knock at my heart with its own singing.. seseorang yang aku yakin adalah rahasia Tuhan untukku dan untuknya, seseorang yg mungkin tidak sempurna tapi justru dengan bersamanya aku yakin kami berdua akan menjadi sempurna..
Bismillahirrahmanirrohim...semoga Allah selalu memudahkan jalan kami.
..and now, no more "She", who's free to see any guy she like, ga ada lagi janjian maksi ama 'A' ato Dinner ama 'B', and of course no more special gift dari Mr.'C', hahaa.. YESS! SHE'S RETIRED FROM PLAYING AROUND !! she has enough and she has found what she's looking for..there will only be " her husband and herself, and family and friends and people they care about..."
Ya Allah, terima kasih banyak untuk semua tuntunan dan penjagaan-Mu, insya Allah telah aku buktikan, bahwa seorang wanita muslim bisa melakukan banyak hal dan menjaga dirinya tanpa harus kehilangan identitasnya sebagai seorang devoted moslem..thank you for taking me exploring the world, see the world, doing so many things, introducing me with so many people from everywhere, dan mengagumi kebesaran-Mu.. Sekarang, dia cuma ingin jadi hamba-Mu dan mendapatkan cinta dari-Mu, menjadi anak, menjadi istri dan ibu yang baik untuk keluarganya dan menjadi berati bagi sesama mahluk-Nya.. Amiin..
