Is It Miserable??
Disaat rasa dan asa tak lagi ada bedanya
terkadang kita bingung,
Apakah ini cinta atau hanya sekedar obsesi dan keinginan untuk memiliki
Tapi,
Mencari-cari alasan untuk mengirim SMS hanya untuk tahu kabarnya
ataupun dengan sengaja melewati gedung kantornya sepulang kerja
huuumm,rasanya itu cukup untuk mengobati kerinduan
Yaah,
Kalo dipikir-pikir memang ini menyedihkan,
well, in my own,
pesonanya tidak hilang begitu saja walopun Ia datang dengan rambut lepek karena keringat ataupun helm yang Ia pakai
pesonanya tidak hilang begitu saja walopun Ia muncul dengan jeans belel dan jacket kebesarannya
Sepertinya,
Ms.Perfectionist akhirnya menemukan rasa yang sesungguhnya
kekaguman dan rasa peduli yang tumbuh karena kebaikan yang memancar dalam dirinya
kesederhanaan dan kealamian sikap yang Ia tunjukkan,so natural . .
and that what keep her wanting him
Ya,dalam kasus ini : Emang Menyedihkan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
Non,ko lu bisa segitunya siiyy memuja sosok sang journalist ( ni tulisan ttg dia kan??huhu.. )..sumpeh,dah lama bgt qta sobatan tp i've never saw you like this..
:-(
Post a Comment